Loading...
Selasa, 22 Maret 2016

Senandika Pemantik Api (Kumpulan Puisi)



Puisi-puisi Kurnia Hidayati yang lahir di sela-sela padatnya kegiatan perkuliahan, menunjukkan bahwa pemikiran seorang mahasiswa dapat mengembara ke mana saja, tanpa batas, selama ia mau. Nilai tambahnya, puisi-puisinya merefleksikan realitas sejarah, sosial, dan lingkungan di mana ia beraktivitas, yang maknanya lintas batas.   
(Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag Ketua STAIN Pekalongan)

Membaca, menyimak, menikmati puisi-puisi karya Kurnia Hidayati serupa menikmati minuman soda gembira, menyegarkan dan menikmatkan. Demikianlah,  seorang Kurnia Hidayati telah menyediakan teks-teks puisi dengan estetika sederhana dan mengajak kita berkomunikasi menangkap lanskap kehidupan yang didedahkan. Komunikasi batiniah yang ditopang spiritualitas menghadapi hidup dan kehidupan niscaya akan banyak mendatangkan manfaat. Selamat membaca dan menggali hikmah positif yang terdedah melalui komunikasi puitik puisi-puisi karya Kurnia Hidayati.
(Prof. Dr. Arika Mihardja, Guru Besar Universitas Jambi, Penyair dan Pemerhati Seni Budaya)

0 komentar:

Posting Komentar

 
TOP